Apa pun tipe rambut Anda, ikal, keriting, lurus, semua bisa menjadi tren asalkan sesuai dengan kepribadian. Soal warna, tren rambut 2011 masih dengan kecoklatan dan kemerahan.
KOMPAS.com - P&G global memfasilitasi Penata rambut dan make up artist internasional merumuskan tren tata rambut dan make-up 2011. Hasilnya, tren kecantikan kini lebih banyak pilihan menyesuaikan kepribadian.
Setiap individu bebas mengeksplorasi gaya sesuai kepribadian. Berpenampilan dengan gaya pilihan personal diakui sebagai tren global. Tentunya dengan sejumlah benang merah, seperti kecenderungan warna. Namun soal gaya, tak ada satu yang dominan atau lebih diakui sebagai tren dunia.
Kesepakatan para pakar kecantikan dunia ini yang kemudian diadaptasi oleh delapan pakar rambut dan kecantikan Indonesia, dengan tetap menyesuaikan budaya lokal. Meski tren dunia mengakui semua gaya, Indonesia memiliki karakter khas yang unik. Perempuan Indonesia dengan kulit sawo matang juga bisa menyesuaikan tren tanpa meninggalkan jatidiri. Tren tanpa pakem dan menyesuaikan kepribadian inilah yang disampaikan P&G Indonesia dalam pagelaran maha karya P&G Beauty and Grooming 2011 di Candi Prambanan Yogyakarta, Selasa (24/5/2011).
Delapan P&G Beauty and Grooming Honorary Member, turut andil dalam pagelaran tren kecantikan ini. Mereka adalah penata rambut Alfons, Irwan Muljadi, Rudy Hadisuwarno, Jacky Timurtius, Sugimartono, make up artist Jonki Pitoy, Andianto, dan pakar kecantikan Kusumadewi Sutanto. Sejumlah nama besar inilah yang menggodok tren kecantikan Indonesia, sejalan dengan tren dunia.
“Tren tata rias wajah dan tata rambut yang disampaikan P&G pada kesempatan ini sebagai referensi tambahan dari tren 2011 yang sudah banyak diaplikasikan. Tren ini masih relevan sepanjang 2011 hingga awal 2012. Hingga akhirnya nanti, pakar kecantikan dunia merembukkan kembali tren tata rias wajah dan tata rambut untuk tahun berikutnya,” tutur Bambang Sumaryanto, Direktur Hubungan Eksternal P&G Indonesia seusai konferensi pers di Restoran Bale Raos di kawasan Keraton Yogyakarta, Selasa (24/5/2011).
Penata rambut ternama Alfons menjelaskan tren tata rambut 2011 lebih banyak pilihan dibandingkan tahun sebelumnya. “Pilihan tren yang semakin banyak ini bisa mewakili karakter perempuan Indonesia,” jelas pemilik Alfons Hair & Beauty Room pada kesempatan yang sama.
Soal warna rambut, tren 2011 masih dengan warna kecoklatan dan kemerahan. Inilah yang menjadi benang merah, meski setiap perempuan Indonesia bebas memilih gaya potongan maupun tipe rambutnya, ikal, lurus atau keriting.
Mengenai tren warna make-up, sejumlah pakar angkat bicara. Tren make up cendrung warna cerah, keemasan, perak, hijau dan biru. Jacky dan Sugi sependapat, gradasi warna pada make up menjadi tren di 2011. Pilih warna make up dengan gradasi, padukan ungu dengan pink misalnya. Penampilan berkesan glamor, dengan warna pemulas bibir merah juga menjadi tren terkini. “Gradasi warna make up sebaiknya dipilih dari warna menyolok hingga ke warna lebih lembut,” lanjut Sugi.
Sementara mengenai jenis rambut, ikal atau lurus. Serta potongan pendek atau panjang, tak ada pakem tren tertentu di 2011 ini. Setiap individu bebas mencipta sendiri tren, asalkan sesuai kepribadian dan membuatnya nyaman. Meski tren jenis rambut tak bergantung pada satu model, Kusumadewi mengatakan rambut sehat wajib dimiliki. “Tanpa rambut sehat, penataan tidak akan maksimal,” paparnya.
Kesehatan rambut, dan penataan maksimal ini juga dibuktikan oleh penampilan 10 perempuan muda, finalis Anggun Cari Bintang Pantene. Perempuan usia 18-23 ini berkompetisi dalam ajang pencarian bakat yang memasuki grand final bersamaan dengan pagelaran tren tata rambut dan make up 2011 di Candi Prambanan, Yogyakarta.